Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bajaj

Pulsar NS200 Bisa pakai Gir Belakang Ninja 150 RR, Tapi...

Gambar
WARKOPSPEED.BLOGSPOT.COM - Motor inyong sebenernya bukan Pulsar NS200, melainkan Pulsar 260 UG4. Sek...sek...sek... emange ono Pulsar sing cc-ne rong atus sewidhak (260) ? (Bentar...bentar...bentar, emangnya ada Pulsar yang cc-nya dua ratus enam puluh [260] ?). Hehehe pasti pada penasaran, Pulsar 260 cc itu si Kebo alias Pulsar 200 DTS-i punya inyong yang udah pakai seher NS200 oversize 50 & setang seher Pulsar 220 UG4, jadilah Pulsar 260cc UG4, sobat bisa cek di artikel ini untuk lebih detail . Okre, walaupun Pulsar UG4, tapi punya inyong udah dipasang velg depan-belakang 1 set sekaligus piringan cakram copotan dari Pulsar NS200 lhoh, coba tengok gambar di akhir artikel ini. Ubahannya cukup banyak, kayak bos arm dibubut, bikin breket kaliper depan-belakang, dll. Tapi hasilnya malah jadi ganteng macam Honda CB400 Super Four, hehehehe. Mungkin next time dibikin artikel terpisah aja kali yah soal pemasangan velg NS200 ke UG4 ini.  Baca juga :  Motor 1 Silinder Biar Kencang ...

Perlukah Ganti Knalpot Setelah Bore Up / Stroke Up ?

Gambar
WARKOPSPEED.BLOGSPOT.COM - Kira - kira biar apa sih motor kesayangan pake di bore-up / di stroke-up segala ? Pasti biar kentjangngng, hayooo ngakuuu hehehe.... Tenang aja ngadimin alias inyong juga salah satu pelakunya kok, tenang bae, ono kancane (tenang aja, ada temennya). Motor inyong adalah kuda besi Bajaj Pulsar 200 DTS-i keluaran tahun 2008 yang mesinnya udah jadi 260 cc karena penggunaan piston Pulsar NS 200 OS-100 berdiameter 7.25 cm dan 1 set kruk as dan gigi rasio punya Pulsar 220 DTS-i UG4 yang panjangnya 6.24 cm, bisa dibaca di artikel ini kalau penasaran . Sehingga kalau dihitung pakai rumus volume silinder : Rumus Volume silinder = 0.785 x (bore x bore) x stroke = ...... cc Maka hasilnya adalah = 0.785 x (7.25 x 7.25) x 6.24 = 257.47 cc atau dibulatkan jadi 260 cc, macam MegaPro Primus yang 157 cc dibulatkan jadi 160 cc atau Honda Tiger yang 196 cc dibulatkan jadi 200 cc, atau Yamaha Scorpio yang 223 cc dibulatkan jadi 225 cc. Bandingkan dengan bore x stroke standardnya...

Pentingnya Melumasi Kabel Kopling, Biar Nggak Gampang Putus...

Gambar
Di motor manual, alias sepeda motor berkopling tangan, kabel kopling berperan penting untuk memperlancar hubungan bilateral antar dua negara komponen. Dua komponen itu antara lain adalah rumah kopling dan handle kopling. Rumah kopling diaktifkan oleh handle kopling saat mau pindah gigi, jika kabel kopling seret maka hubungannya ya nggak harmonis, atau bahkan antara rumah kopling dan handle kopling jadi "loe gue end" maksudnya sampai kawat kopling nya putus kaya pengalaman saya beberapa waktu lalu di artikel ini . Oleh karenanya penting untuk menjaga keharmonisan kedua mempelai komponen salah satunya dengan cara melumasi kabel kopling secara berkala biar nggak gampang putus. Kabel kopling yang lagi dipasang Paling enggak sebulan sekali atau setiap kali service di bengkel bagian dalam kabel kopling perlu dilumasi, terutama kepalanya. Soalnya kepalanya yang kerjanya paling berat, dia dijepit handle dan harus tahan "ditarik-ulur hubungannya" setiap kali pindah g...

Ganti Kabel Kopling Bikin Enteng Tarikan, Koq Isoooo ??

Gambar
WARKOPSPEED.BLOGSPOT.COM - Ah mosok to, iki ora nggedebus to ? (ini nggak bo'ong kan ?). Apakah hubungan kebal, ehh.... kabel kopling sama bikin enteng tarikan ? Inyong masih mikir-mikir.... Jadi ini berawal dari kejadian putusnya kabel kopling Si Kebo alias motor Bajaj Pulsar item punya inyong. Dari awal beli tahun 2008 sampai artikel ini terbit, kabel kopling belum pernah ganti, kecuali kawatnya yang emang udah beberapa kali ganti pakai punya Vespa. Terhitung udah sekitar 12 tahunan kabel kopling aslinya nemplok di Si Kebo. Baca juga :  Pulsar NS200 Bisa pakai Gir Belakang Ninja 150 RR, Tapi... (foto : dokumen pribadi) KABEL KOPLING PUTUS DI TENGAH JALAN Suatu ketika pas lagi jalan-jalan malam naik Si Kebo, pas mau pindah gigi tahu-tahu JEPREETTT.... handle kopling kayak lepas, setelah dicek eeh tahunya kawat koplingnya putus lagi. Waktu kejadian putus Si Kebo masih jalan, alhamdulillah putusnya kawat kopling enggak jauh dari rumah walaupun bengkel udah pada tutup karena udah di ...

Bore Up & Stroke Up Si Kebo Jadi 260 cc (Bajaj Pulsar 260 cc)

Gambar
Perkenalkan, inilah Kebo. Mmoooohh ……… Gambar kebo, dari  Nans 82 Maaf bukan yang itu. Kalo itu kebo beneran. Yang inyong maksud ini lho Si Kebo bersasis baja. Si Kebo ini adalah sebuah Bajaj Pulsar 200 DTS-I yang dibeli pada tahun 2008. Spesifikasinya yaa sudah pada hafal lah ya. Mesin 200 cc dobel busi, SOHC 2 klep doank, ten aga 18 -an  HP (HP-nya siapa aja tuh, hehe) , torsi juga 18-an N.m, sasis baja model double cradle ala-ala sasis Honda CB400 Super Four dengan berat kotor 160-an kg (berat bersih 145 kg + bensin fulteng 12-an kg + oli 1 kg) belum termasuk berat badan dan beban pikiran ridernya, huahaha. Yapzzz inilah Si Kebo. Si Kebo, panggilan "sayang" dari Bajaj Pulsar 200 DTS-i 2008 yang udah jadi 260 cc sekarang Dari 200cc UG3 Lalu Jadi 220 cc UG4 Pertanyaannya : kenapa dibore-up ? Biar kentjang kah ?? Biar bisa ngalahin sport 2 silinder kah ?? Ya itu salah satunya sih (ngaku haha). Tapi bukan alasan utama. Ada sejarahnya lurr… Jadi berawal dari langkanya spare par...