Exhaust Sound : Suara Knalpot Yamaha R6 Lawas yang Makdezingng...

YZF-R6 ini adalah yang keluaran tahun 2001-2002. Tahun di mana Rossi masih membela HRC dan mbalap pake Honda RC211V yang pake mesin V-5 silinder di 2002-2003-nya. Yups Honda RCV tahun itu silindernya 5 biji, inyong ora ngapusi.

 
Oke balik lagi ke YZF-R6 lawas ini. Motor ini terkenal dengan akselerasinya yang beringas. Mesinnya gampang banget teriak mencapai limiter yang diset di 15500 rpm kalo ndak salah.


Maka dari itu buat biker pemula yang pengen nyicipin motor ini, tangan kanan musti "disekolahin" dulu. Soalnya rpm nya cepet banget naik. Sekali puntir bablas angine. Ditambah lagi karakter sasisnya yang enak banget buat nikung cewe orang di jalanan berkelok-kelok.


Sasisnya sendiri twin spar dengan lubang di dekat komstir dan di sisi kiri kanan. Lubang di dekat komstir berfungsi buat jalur pipa ram air menuju box filter. Sedangkan lubang di sisi kiri kanan sepertinya buat perawatan.


Menurut inyong, (menurut ane lho yaa, salah tinggal sampluk sandal swallow ajah, hahaha), lubang di sisi kiri kanan rangka deltaboxnya itu dibentuk dari percabangan twin sparnya itu sendiri.


Twin spar bagian atas berfungsi sebagai penyangga utama alias tulang punggungnya, sedangkan twin spar bagian bawah berfungsi sebagai engine mounting sekaligus peredam getaran mesin DOHC 4 silinder segarisnya.


Sedangkan swing armnya menganut model kotak asimetris dengan upper-brace. Itu tuh tulangan penguat swing arm.  Swing arm model gini banyak diaplikasikan di moge-moge lawas.



Suspensi depan untuk versi 2001-2002 ini masih teleskopik, belum asepdon. Tapi diameternya cukup gede, yaitu 43 mm dengan sudut rake 25° dan dilengkapi dengan preload, kompresi dan redaman yang bisa disetel.


Tapi justru ketika lihat sasis Yamaha YZF-R6 2001-2002 ini ane malah teringat sama sasisnya Suzuki FXR 150 yah ? Apa ane yang belum cuci muka ? Hehehe.


Untuk mesinnya sendiri udah DOHC 4 silinder segaris 4 katup per silindernya, bukan Genesis lagi macam Yamaha FZR 250 ini yang 5 klep per silinder. Soalnya makin ke sini teknologi 4 katup makin canggih, bisa menghasilkan flow setara 5 klep tapi dengan rpm yang bisa dikail lebih tinggi, lebih cepat dan lebih rendah gesekan ketimbang 5 klep.


YZF-R6 versi 2002 ini mampu menghasilkan tenaga puncak sebesar 120 HP @13000 rpm dan torsi puncak sebesar 68.5 N.m @12000 rpm. Wah pantes sekali puntir jengat, makanya tuh tangan mesti "disekolahin" dulu sebelum geber motor ini.


Okree Kangmas dan Mbakyu, sekarang kita dengerin suara "makdezingnya" Yamaha YZF-R6 versi lawas ini. Eh mendingan pake headset deh, suaranya lebih merdu. Berikut videonya :


Sekian yang sedikit ini semoga bermanfaat, wassalamu'alaikum.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Development : Perancangan Yamaha FZ-25 - Sodaranya Scorpio tapi Bermesin 250 cc

2 Stroke : "Embahnya" R15 VVA, Yamaha RZ 250